10 besar peserta Maesa Homestay Program yang lolos seleksi administrasi, kini memasuki tahap selanjutnya yaitu seleksi interview. Secara bertahap, proses interview dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada hari Sabtu-Minggu 20-21 April 2019. Pada hari pertama interview dilaksanakan di Kantor Bank Arthaya Jln. Arif Rahman Hakim No. 9F, Keniten, Ponorogo dengan diikuti peserta dari wilayah kabupaten Ponorogo dan internal Maesa Group masing-masing 10 peserta. Hal yang sama pada hari kedua diikuti masing-masing 10 peserta yang berasal dari kabupaten Madiun, dan kota Madiun. Akan tetapi pada hari kedua bertempat di kantor CUN Motor Madiun Jln. Urip Sumoharjo No. 63 Madiun.

Seleksi dimulai dengan adanya pengarahan terlebih dahulu oleh ketua panitia Nanang K.Z.A. kemudian dilanjutkan dengan pemanggilan satu persatu peserta oleh panitia untuk melakukan proses interview sesuai dengan nomor undian yang diambil ketika melakukan absensi. Untuk mengenal peserta lebih jauh lagi, orang tua juga ikut interview ditempat terpisah. Selain diberikan beberapa pertanyaan saat interview, peserta juga menampilkan bakat atau keahlian untuk meyakinkan para panelis.

Tim panelis pada seleksi interview kali ini diantaranya adalah Bapak Bobby Wibowo Selaku CEO Maesa Group dan Ketua Maesa Foundation, Ibu Ribkah Sylvilia selaku Komisaris Maesa Group, dan ibu Anik Primawati selaku Deputy CEO Maesa Group. Pemilihan tim panelis tidak hanya melibatkan internal Maesa Group saja, akan tetapi juga melibatkan pihak eksternal yaitu bapak Agus Machfud Fauzi Ketua Pusat Studi Perubahan Sosial dan Media Baru Universitas Negeri Surabaya, serta bapak Rahadian Niko Pratama Head Marketing PT Summit Otto Finance.

Beasiswa Maesa Homestay Program ini diharapkan mampu dampak yang positif bagi putra putri daerah. Seperti yang disampaikan CEO Maesa Group yang juga sebagai ketua Maesa Foundation bapak Bobby Wibowo “Saya berharap program ini betul-betul memberikan suatu manfaat yang besar bagi anak-anak kita dan memberikan kepada mereka suatu jenjang dan jembatan untuk mengenal lebih jauh lagi tentang dunia internasional”.