MAESA GROUP –  Era saat ini ialah generasi manusia yang tidak bisa lepas dari digital. Hal ini disebut sebagai generasi Z atau milenial, dimana generasi ini merupakan puncak dalam kehidupan. Mereka lebih cepat dalam beradaptasi terhadap teknologi digital baik itu dari platform maupun media sosial.

“Sehingga hal ini tentu dapat menyebabkan suatu perubahan terhadap dinamika marketing untuk disesuaikan dengan generasi. Karena era saat ini mereka menempati posisi yang teratas dalam penggunaan teknologi digital,” kata Chief Strategi Officer (CSO) Maesa Group Diah Dharmayanti, Ph.D pada acara Workshop Marketing 5.0 di Maesa Hotel Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (26/06/2021).

Menurutnya evolusi di dunia marketing akan terus berputar, mulai dari pemasaran tradisional Marketing 1.0 hingga akhirnya sampai ke Marketing 5.0 sekarang ini. Sehingga dengan perubahan tren yang terjadi ini perlu adanya strategi yang harus diperhatikan supaya goal yang di tuju itu dapat.

Evolusi pada dunia marketing terjadi ketika awalnya dikenal dengan istilah Marketing 1.0. Era ini fokus dalam menciptakan produk-produk terbaik, sehingga perusahaan hanya bekerja dengan cara product-driven. Kemudian muncul lagi istilah Marketing 2.0 yang menitikberatkan era ini terhadap customer oriented.

“Munculnya segmentasi di era Marketing 2.0 karena setiap customer memiliki keinginan yang berbeda-beda. Perusahaan pun juga harus mulai menciptakan berbagai jenis produk dengan harga yang lebih terjangkau dan sesuai dengan sasaran customer yang dituju,” ungkapnya.

Sementara itu, di era Marketing 3.0, para pemasar dituntut untuk menangkap kebutuhan sendiri dari customer. Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan dampak yang diberikan oleh bisnis terhadap lingkungan sekitar dan komunitas sosial. Marketing 1.0 hingga 3.0 ini merupakan era bagi pemasaran tradisional. Hadirnya digitalisasi terus mengubah wajah dunia hingga akhirnya muncul lagi era baru yaitu Marketing 4.0.

Perempuan yang akrap disapa Diah itu menganggap bahwa pergerakan ke arah Marketing 5.0 karena adanya lima tren besar mulai dari jumlah generasi digital-savvy yang begitu besar, adopsi phygital lifestyle, dilema digitalisasi (dampak positif dan negatif), perkembangan teknologi yang semakin maju dan canggih, serta hubungan manusia dengan teknologi yang sudah tidak bisa dipisahkan lagi.

“Digitalisasi sangat penting sebagai pelengkap manusia. Selain itu goal dari marketing 5.0 ialah meningkatkan produktivitas dan membantu mengambil keputusan yang cerdas,” tandasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan workshop ini juga di gelar secara virtual. Sehingga jumlah peserta yang hadir tidak lebih dari 25 orang. Selain itu, acara ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana di tetapkan oleh Kemeneterian Kesehatan.