Ponorogo, 19-21 Juni 2019 peserta Maesa Homestay Program mengikuti masa karantina yang diadakan oleh Maesa Foundation. Acara yang dilakukan di hotel Maesa Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.82 A, Ponorogo ini bertujuan untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan selama menjalani program homestay di Jepang. Hal tersebut disampaikan ketua Maesa Foundation bapak Bobby Wibowo saat pertemuan pengarahan dengan orang tua dan peserta pada 26 April 2019 di kantor CUM Motor Jl. Jendral Urip Sumoharjo No.63, Manguharjo, Kota Madiun, “Karantina ini bertujuan untuk mempersiapkan putra putri Maesa Homestay Program dalam berbagai hal/aspek yang perlu diketahui, mulai dari bahasa, budaya, dan lain sebagainya. Jadi seluruh peserta wajib hukumnya untuk mengikuti masa karantina ini”

Untuk menjamin kwalitas dari karantina tersebut, Maesa Foundation tidak hanya melibatkan pihak internal, namun juga melibatkan pihak eksternal sebagai pengajar, mulai dari tenaga ahli hingga tenaga professional. Diantanya adalah bapak Rahadian Niko Pratama Head Marketing Otto Finance, Seniman asal Ponorogo Agung Mahardika, ibu Mersy Rivalina Ayu Saputra seorang dosen bahasa Jepang dari Wearnes Education Center. Dalam acara tersebut juga terdapat sharing section dengan Jehova Chandra kakang dari kota Madiun yang kebetulan juga pernah menjadi peserta Homestay ke Jepang beberapa tahun sebelumnya.