Setelah proses yang panjang, mulai dari sosialisasi, seleksi, karantina, hingga pelepasan akhirnya peserta Maesa Homestay program diberangkatkan ke Sendai, Jepang. Keberangkatan mulai start dari kantor CUN Motor Madiun Jl. Jendral Urip Sumoharjo No.63, Manguharjo, Kota Madiun menuju stasiun balapan Solo. Kemudian dari Solo menuju Stasiun Gambir, selanjutnya menuju Bandara Internasional Suekarno Hatta untuk bertolak ke Jepang.

Keberangkatan dilakukan secara simbolik oleh beberapa perusahaan yang tergabung dalam Maesa Group, diantaranya adalah Maesa Holding, CUN Motor Group, Bank Arthaya Group, Pabrik Es PMP Group, Prama Logistic, Maesa Hotel, Hennessey Cuisine, Dua Tangan Indonesia, serta Koperasi SDM JATIM.

Sebelum keberangkatan bapak Bobby Wibowo selaku ketua Maesa foundation berpesan bahwa tidak ada hutang budi diantara orang tua dan peserta dengan Maesa Foundation setelah acara ini selesai, “Tidak ada hutang budi diantara saya dengan bapak/ibu semua, karena nama saya bukan budi tapi Bobby (kemudian audiens tertawa)” beliau menambahkan bahwa tugas peserta ketika suatu hari nanti sukses adalah memberangkatkan anak-anak daerah untuk belajar keluar Negeri. “tidak ada hutang budi diantara kita, tugas kalian setelah selesai acara ini adalah, kelak ketika nanti suatu hari kalian sukses, berangkatkanlah lebih banyak lagi anak-anak untuk bisa merasakan hal yang sama seperti kalian. Tidak hanya di Jepang, bisa di China, Jerman, Australi, serta negara-negara maju lainnya”.

Suasana haru terasa ketika para peserta satu persatu berjabat tangan dan berpamitan kepada seluruh pimpinan Maesa group yang hadir dan seluruh orang tua. Tampak beberapa orang tua berkaca-kaca, rasa bangga kepada putra-putrinya bercampur kesedihan karena akan berpisah jauh.